LDberita.id - Batubara, Melihat peristiwa yang terjadi belakangan ini dibumi melayu Kabupaten Batubara dalam menyampaikan pendapat dimuka umum saya pikir itu sah-sah saja dilakukan karena suda di atur dalam undang - undang terkait penyampaian pendapat diruang publik. Akan tetapi kita tetapla selalu menjaga kesopanan dan etika dalam berbicara maupun menyampaikan pendapat didepan umum supaya tidak ada yang merasa tersakiti antara dua bela pihak.
Hal ini disampaikan oleh ketua Gama santri nusantara kabupaten Batubara Jasmi Assayuti, ketika diminta tanggapannya terkait persoalan yang terjadi beberapa hari yang lalu, di lima Puluh Pesisir, Senin (02/10/2023).
"Ketua Gema santri menyampaikan," Sekalipun dia seorang pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batubara, tapi ia juga seorang perempuan yang mempunyai rasa keibuan terhadap anak-anaknya, maka suda sepatutnyala kita seorang anak agar selalu berhati - hati dalam bertutur kata maupun menyampaikan pendapat atas kekhilapan yang ia lakukan dan begitu juga sebaleknya (jika itu tidak benar) maka akan menjadi mala petaka bagi kita kedepan kalau suda seorang ibu itu murkah.
Jasmi Assayuti juga mengajak, seluruh generasi muda maupun dikalangan melineal terkhusus para santri yang ada di Kabupaten Batubara untuk supaya selalu menjaga lisan dan etika bicara pada siapapun khususnya seorang perempuan, dan jangan pernah sakiti ibumu ( perempuan) apalagi sampe keluar kata - kata yang tidak sopan (kotor) yang bisa melukai hatinya, ingat bahwa surga itu dibawah telapak kaki ibu (perempuan) maka jagala perasaan mereka serta tidak menyakitinya.
"Apalagi janji allah itu nyata! Maka jangan pernah kau sakiti ibumu (perempuan), jangan pernah kau buka aibnya, jangan pernah kau menghinanya. Ibumu adalah segalanya bagimu di dunia ini. Tanpa ibumu maka kau tidak akan pernah ada." tegas jasmi.
Jikapun ada persoalan terkait kenerja sekda Batubara bisa disampaikan dengan baik atau berkunjung kekantornya (bertabayun), Apalagi kita ketahui bahwa sekda Batubara Norma Deli Siregar, SE. MM., menjabat masi hanya beberapa bulan saja semenjak dilantik oleh Bupati Batu Bara pada bulan April 2023 lalu." tutupnya. (End)
.jpg)




