LDberita.id - Medan, Dr Arifuddin Muda Harahap MHum terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PW Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumatera Utara Periode 2024-2028.
Arifuddin terpilih pada Konferensi Wilayah III ISNU Sumut yang dibuka oleh Ketua PP ISNU Fadli Yasir, di Aula Wong Solo, Jalan Gajah Mada, Medan, Sabtu, 30 Desember 2023.
Sekretaris PW ISNU Sumut periode sebelumnya, KH Imran Simanjuntak, yang menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kelemahan selama mengemban amanah memimpim PW ISNU Sumut, dan berharap dapat menjadi lebih baik dan lebih maju di bawah kepemimpinan baru.
Menyahuti hal tersebut, Ketua PW ISNU Sumut terpilih Arifuddin Muda Harahap yang merupakan mantan Ketua PW Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Sumut menegaskan akan berusaha menjadikan PW ISNU Sumut dapat lebih baik dan lebih maju di bawah kepemimpinannya.
Arifuddin juga menekankan akan secepatnya menyusun kepengurusan PW untuk selanjutnya dapat melakukan konsolidasi internal PW ISNU dan melakukan koordinasi serta pembinaan PC ISNU, termasuk bagi PC yang kepengurusannya telah vakum.
Ketua PP ISNU Fadli Yasir menyampaikan kata sambutan. (Istimewa)
Lebih jauh, Arifuddin mengatakan akan menghimpun berbagai potensi para sarjana dan profesional Nahdlatul Ulama yang ada di Sumut. Dalam bidang pendidikan dan akademik Arifuddin menargetkan percepatan pertambahan guru besar (profesor) pada PTN dan PTS di Sumut.
Dalam bidang ekonomi, Arifuddin berjanji akan menghimpun para wirausahawan dari sarjana NU untuk secara bersama-sama mengembangkan bisnis individu dan kelompok bagi warga NU di Sumut.
Arifuddin mencontohkan bisnis arang batok kelapa yang saat ini digeluti salah seorang sarjana NU, yang sebenarnya bisa dikembangkan menjadi usaha komunal usaha bersama melalui jaringan ISNU di PC potensial bahkan hingga ranting di berbagai wilayah di Sumut.
Selain bisnis arang batok kelapa, Arifuddin juga melihat bahwa usaha bidang pertanian dan perikanan menjadi prioritas yang dapat dikembangkan. Untuk itu perlu dilakukan pendataan sumber daya baik berupa lahan, networking, maupun SDM yang siap berpartisipasi secara aktif pada PW dan PC. Arifuddin menargetkan agar setiap PC ISNU dapat memiliki usaha bidang pertanian dan perikanan termasuk memiliki lahan sendiri maupun lewat kerja sama lihak lain.
Penguatan UMKM dan fasilitasi akses permodalan bagi warga NU juga menjadi program yang tak kalah penting untuk dilakukan. Arifuddin melihat bahwa UMKM tetap menjadi ujung tombak bagi peningkatan kesejahteraan warga NU, bahkan merupakan alternatif bagi upaya pengurangan angka pengangguran.
Sarjana NU menurutnya harus tampil pada shaf terdepan dalam mencetak enterpreneur atau wirausahwan pada berbagai bidang yang tentunya lewat ISNU sebagai wadah koordinasi dan konsolidasinya.
Pada bidang politik, menurut Arifuddin, sarjana NU yang menjadi politisi atau yang ingin menjadi politisi terus meningkat di Sumut tersebar di beberapa partai dan daerah. Terhadap hal ini, menurut Arifuddin, ISNU harus memberi motivasi, dukungan moril, dan doa agar kader-kader sarjana NU yang sedang berjuang diberikan kemudahan dalam perjuanganya.
Arifuddin berharap bahwa kompetisi yang sedang berlangsung itu mesti dalam rangka kabaikan (fastabiqul khairat) sehingga jangan sampai mengganggu ukhuwah dan soliditas sesama kader NU.
Akhirnya Arifuddin berharap dukungan dari semua pihak terutama bimbingan PP ISNU untuk menjadikan PW ISNU Sumut dapat lebih baik dan memberi manfaat lebih luas bagi umat dan NKRI di masa depan." tandasnya. (red)
.jpg)




