LDberita.id - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Selong, Kabupaten Lombok Timur, Khairil Anwar memastikan ketersediaan buku nikah aman. Hal tersebut untuk mengantisipasi peristiwa nikah yang melonjak pada bulan Syawal 1443 H.
“Ini bulan Syawal, seperti tahun-tahun sebelumnya, pasti ada peningkatan yang signifikan. Masyarakat muslim di Lombok meyakini bulan Syawal memiliki banyak keutamaan dalam melakukan ibadah, salah satunya ibadah pernikahan,” kata Anwar dalam keterangannya di Lombok Timur, pada Kamis (12/5/2022).
Anwar mengungkapkan, pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran pada Senin (9/5), buku registrasi pendaftar pernikahan sudah diisi oleh dua orang pendaftar. Selang dua hari, jumlah pendaftar meningkat drastis. “Bahkan, dalam dua hari jumlah tersebut sudah bertambah menjadi 25 pendaftar,” ungkapnya.
Dia meyakini, penundaan pernikahan yang terjadi di bulan Ramadan atau puasa menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah pernikahan di bulan Syawal. Karenanya, dia memastikan stok buku nikah untuk mengantisipasi lonjakan peristiwa nikah di bulan Syawal mencukupi,
“Banyak masyarakat memahami bahwa melakukan ibadah pernikahan di bulan Ramadan adalah makruh. Karena dikhawatirkan pengantin baru tidak dapat menahan keinginan untuk berhubungan badan saat menjalankan ibadah puasa,” katanya.
Alasan itu, menurut dia, dikuatkan dengan penurunan angka peristiwa nikah yang signifikan pada bulan Ramadan, selain bulan Muharam.
“Bulan Syawal tahun ini diprediksi akan mengalami peningkatan yang jauh lebih banyak. Apalagi dampak pandemi Covid-19 yang sudah mereda,” tambahnya. (Red)
Editor: IPNU Batubara
.jpg)




